Info dunia kucing

Info untuk para pecinta kucing

Jenis Kucing yang Dikenal Di Indonesia

Gambar kucing persia peaknose
Kucing ras ini merupakan yang paling dikenal oleh orang Indonesia, termasuk yang belum terlalu kenal terhadap ras kucing pun akan bisa menyebutkan nama "Persia" sebagai salah satu jenis kucing berbulu panjang. Bukti lainnya adalah banyaknya kucing ras ini yang diperjual-belikan, entah itu di petshop atau online shop. Dan yang paling jelas sebagai bukti adalah, beberapa breeder menyebut kucing Persia sebagai kucing populer nomer satu di Indonesia disusul kucing Exotic.

Kucing Persia (Persian Longhair)
Kucing Persia (Persian Longhair) merupakan salah satu ras kucing tertua yang berasal dari Persia (sekarang Iran), dari catatan sejarah tertulis kucing ini ditemukan sekitar tahun 1600 SM. Selain menjadi salah satu yang tertua, kucing Persia juga merupakan salah satu kucing paling terkenal di dunia. Hal ini terbukti dari banyak orang yang ketika diminta untuk menyebutkan jenis kucing, kebanyakan dari mereka akan hampir selalu menyebutkan kucing Persia.
Kucing Persia dikenal sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan sangat ramah dengan manusia. Kucing ini dikenal dekat dengan anak-anak serta sangat manja. Kucing Persia juga dikenal tenang, tidak berisik, dan lebih suka berada di dalam rumah. Selain itu, Kucing Persia juga termasuk hewan yang dapat dengan mudah bergaul dengan kucing serta hewan lain di rumah. Sebagian besar pemilik kucing Persia merasa sangat senang dan beruntung telah memeliharanya.
Namun perlu anda ingat, bagaimanapun caranya usahakan agar kucing Persia anda jangan sampai memakan kecoa.
Di Australia ada beberapa breeder yang memberikan nama khusus untuk kucing Persia yang memiliki bulu berwarna mink-pointed, mereka disebut kucing Iranese, tapi nama ras ini bukan nama resmi dan belum terdaftar. Kucing Persia juga sempat disilangkan dengan beberapa kucing ras lain.
Kucing Persia merupakan kucing yang sangat cantik dan lucu. Kucing ini memiliki ukuran tubuh yang cukup besar dan kepala yang terlihat bundar, serta hidung pesek dan lebar. Rahangnya kuat dan besar sehingga membuatnya tampak tembem dan menggemaskan. Kucing Persia memiliki bentuk daun telinga yang membulat dengan bagian pangkal yang lebar, posisinya tidak terlalu tinggi dan bersandar ke depan. Mata bulat dan terbuka lebar dan terlihat sangat serasi dengan warna bulunya.
Kucing ini merupakan ras kucing berbulu panjang. Bulunya tumbuh lebat di seluruh tubuhnya, mulai dari bagian kepala, badan, kaki hingga ekor. Lebatnya bulu Persia menurut saya menjadi hal yang paling menarik dari kucing ini. Dia akan terlihat seperti boneka yang dapat bergerak dengan bokong yang menggeol lucu saat berjalan.

Kucing Exotic

Gambar Kucing Exotic
Mungkin bagi orang awam, nama kucing Exotic tidak begitu familiar. Bahkan lebih familiar kucing Anggora dari pada jenis kucing ini. Namun pada kenyataannya, kebanyakan Cattery justru mengembangbiakkan kucing Exotic bersamaan dengan kucing Persia. Karena kucing Exotic adalah versi bulu pendek dari kucing persia.
Gambar Kucing Exotic
Kucing Exotic atau Exotic Shorthair merupakan versi bulu pendek dari kucing persia. Oleh karena itu hampir semua karakter yang ada pada kucing Persia ditemukan juga pada kucing Exotic seperti temperamennya, bahkan juga termasuk beberapa jenis gangguan kesehatannya.
Kucing yang paling populer nomer dua di Indonesia ini merupakan hasil kawin silang antara kucing Persia dengan kucing American Shorthair yang mulai dilakukan sejak tahun 1950-an. Namun kucing ini baru terdaftar di CFA pada tahun 1966 dengan nama "Exotic Shorthair". Sedangkan FIFe baru mengakuinya pada tahun 1986.
Selama proses pembiakannya, kucing Exotic juga sempat disilangkan dengan beberapa jenis kucing lainnya seperti kucing Burmese dan kucing Russian Blue. Namun sejak tahun 1987, kucing ini hanya boleh disilangkan lagi dengan kucing Persia.
Karena seringnya disilangkan dengan kucing Persia, maka 1 dari 4 anakan kucing Exotic yang lahir kemungkinan akan berbulu panjang. Namun ironisnya, kucing Exotic yang berbulu panjang tersebut tidak diakui sebagai kucing persia oleh CFA. Organisasi lainnya malah mengakuinya sebagai ras tersendiri yaitu "Exotic Longhaird". Hanya TICA saja yang mengakui kucing Exotic berbulu panjang sebagai ras Persia.
Temperamen kucing Exotic antara lain tenang dan kalem. Kucing ini dapat bersahabat dengan kucing peliharaan lain dan juga anjing yang satu rumah. Kucing ini juga dikenal paling setia dibandingkan dengan jenis kucing ras lainnya. Kucing Exotic juga mewarisi darah American Shorthair sebagai seekor pemburu tikus yang cukup handal. Dan meskipun kucing ini menuruni banyak karakteristik kucing persia, tetapi pada kenyataannya kucing Exotic lebih lincah daripada kucing Persia.
Perawatan kucing Exotic cenderung jauh lebih mudah dibandingkan dengan kucing Persia. Kucing Exotic cukup lihai dalam membersihkan bulunya sendiri. Meskipun demikian, anda masih perlu menyisirnya setiap minggunya untuk membantu melepaskan bulu-bulu yang rontok.
Kucing Exotic juga mengidap masalah air mata seperti kucing Persia. So, anda perlu sering mengelap mukanya dengan air basah agar kotoran dari mata tidak mengeras dan menutupi lubang hidungnya. Selain agar tetap terlihat cantik tentunya. Kucing Exotic juga rentan terkena gangguan ginjal.
Harga kucing Exotic saya rasa cukup terjangkau yaitu sekitar 1,5 jutaan rupiah ke atas. Ada banyak yang jual kucing Exotic Shorthair  di internet kok, coba cari saja di situs-situs jual beli online, Pasti ada yang jual kucing Exotic.

Kucing Anggora

Gambar Kucing Anggora
Kucing Anggora (Angora / Angola), salah satu kucing ras tertua yang berasal dari Angora (sejak 1930 disebut Ankara), Turki. Kucing ini terlihat mirip dengan kucing Persia. Namun jika anda lihat lebih detail, anda akan mengetahui jika bentuk hidung kucing anggora terlihat berbeda. Jika kucing Persia memiliki hidung pesek dan terlihat lucu, kucing anggora memiliki hidung yang sedikit lebih mancung dan terlihat elegan.
Kucing Anggora yang saat ini kita kenal disebut juga Turkish Angora atau Kucing Kedisi Ankara. Sebenarnya kucing Turkish Angora yang asli hanyalah memiliki warna bulu putih dengan mata biru atau kuning. Namun saat ini terdapat berbagai variasi warna seperti putih, hitam, cokelat, blangtelon (tiga warna), kucing, dan lain sebagainya.
Layaknya kucing Persia, kucing Angora juga merupakan salah satu jenis kucing yang paling terkenal di dunia. Mereka dikenal cerdas dan penuh rasa ingin tahu. Sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan dan pemilik baru. Kucing ini tidak agresif dan senang bermain-main. Seperti kebanyakan kucing, mereka akan senang mengejar sesuatu. Jenis kucing Anggora juga dikenal lebih suka berada di dalam ruangan daripada di luar ruangan.
Kucing ini memiliki penampilan yang terlihat anggun dan elegan dengan ukuran tubuhnya yang relatif cukup besar, panjang, ramping dengan kaki dan ekor yang panjang. Ekor kucing ini berbulu lebat dan mengembang seperti ekor rubah. Hidungnya mancung dengan bentuk kepala yang menyerupai segitiga, telinga yang lancip dan lebar, serta mata lebar yang menyerupai almond. Tidak mengherankan jika beberapa artis memilih memelihara kucing jenis ini. Seperti Tya Ariestya dan kucing anggora miliknya yang bernama Bubu.
Pada tahun 1954 untuk pertama kalinya kucing Anggora dijual ke Amerika Serikat. Pada tahun 1968 seekor kucing Anggora berbulu putih untuk pertama kalinya diakui oleh CFA (Cat fanciers Association). Sejak 1970 diselenggarakanlah sebuah kompetisi tahunan kucing Angora. Dan untuk pertama kalinya juga pada tahun 1976 kucing Angora mendapatkan CFA grand champion.
 
Kucing Maine Coon
 
Gambar Kucing Maine Coon
Cattery-cattery yang mengembangkan kucing jenis ini mulai bermunculan di Indonesia. Lucky Hakim misalnya. Dia mengembangkan kucing Maine Coon sebagai salah satu bisnisnya. Hal ini saya rasa cukup menjadi bukti kalau kucing Maine Coon mulai mendapat tempat di hati para pecinta kucing ras Indonesia.

Kucing Maine Coon
Kucing Maine Coon diduga merupakan hasil persilangan antara kucing Anggora yang dibawa ke Amerika oleh para pedagang Inggris dengan kucing hutan Norwegia yang dibawa oleh bangsa Viking. Dugaan ini diambil karena ciri ciri kucing Maine Coon yang terlihat mirip dengan kucing hutan Norwegia.
Nama "Maine Coon" sendiri merujuk pada dua kata yaitu "Maine" yang merupakan daerah asal kucing ini yaitu, negara bagian Maine, Amerika Serikat dan "Coon" yang diambil dari kata Raccoon (musang), karena bentuk ekor kucing ini menyerupai ekor musang.
 
Ada sebuah cerita yang menarik tentang asal-usul kucing ini. Dikisahkan bahwa dahulu kala pada saat Revolusi Perancis ada orang yang bernama Marie Antoinette yang melarikan diri dari Perancis menuju Amerika dengan menggunakan kapal. Kapal tersebut mengalami kecelakaan sehingga tidak sampai tujuan, tetapi enam ekor kucing yang dibawa oleh kapal tersebut berhasil sampai di Wiscasset (Maine) dan berkembangbiak di sana sebagai nenek moyang kucing Maine Coon.Pada mulanya ras kucing Maine Coon memiliki kecenderungan kelainan genetik yang unik yang membedakannya dengan ras kucing lain yaitu  memiliki jari kaki yang lebih banyak dibandingkan jenis jenis kucing lainnya. Kelainan genetik ini disebut polidactyl dan bersifat genetik dominan. Namun pada keturunan modern, kelainan ini sudah sangat jarang ditemui. Salah satu penyebabnya adalah karena kucing yang memiliki polidactyl tidak diperbolehkan untuk diikutsertakan dalam kontes. Makanya Maine Coon yang masih membawa polidactyl tidak lagi dikembangkan.
 
Kucing ini memiliki bulu yang mengkilap, tebal dan tahan air. Pada bagian leher, perut, dan kaki, bulu tumbuh lebih lebat untuk menghangatkan tubuh dari suhu yang dingin. Bulu juga tumbuh lebat pada bagian ekor yang akan dilingkarkan pada saat tidur untuk menghangatkan tubuh. Saat musim dingin, bulu kucing Maine Coon dapat tumbuh hingga sepanjang 7 cm.Kucing ini memiliki mata dan telinga yang besar sehingga kemampuan penglihatan dan pendengarannya sangat baik. Selain itu, kucing ini juga berotot dan bertulang besar. Maine Coon jantan dewasa panjangnya bisa mencapai 1 meter lebih dengan berat badan 6 hingga 9 kg. Sedangkan betinanya cenderung berukuran lebih kecil.
 
Pertumbuhan kucing Maine Coon cenderung lambat. Kucing ini baru akan mencapai bentuk "sempurna" pada usia 3 - 5 tahun. Hal iin lumrah terjadi pada jenis-jenis kucing berbadan besar seperti kucing Birman dan beberapa kucing besar lainnya. Seperti yang kita tahu, kebanyakan kucing memiliki pola pikir yang independen, tetapi kucing ini tidaklah sepenuhnya demikian. Mereka dapat dekat dengan manusia. Meskipun tidak se-caper anjing. Kucing ini juga termasuk kucing yang aktif, tidak "pemalas" seperti kucing Persia yang lebih senang tiduran dipangkuan pemiliknya.
 
Meskipun sebenarnya kucing ini lebih cocok hidup di daerah yang dingin, tetapi di Indonesia ternyata sudah ada beberapa pembiak ras kucing ini. Beberapa juga sudah menyediakan kucing Maine Coon untuk dijual. Jika anda beruntung anda bisa menemukan orang yang jual kucing Maine Coon murah di internet.

Kucing Himalayan

Gambar Kucing Himalaya
Penampilan kucing ras ini sangat mirip dengan kucing Persia, karena memang kucing ini adalah hasil persilangan dari kucing Persia
 
Kucing Himalayan jenis doll face

Kucing Himalayan merupakan ras kucing berbulu panjang yang terlihat sangat identik dengan kucing Persia kecuali warna bola matanya yang biru dan pewarnaan bulunya. Waktu saya jalan - jalan ke Pasar hewan beberapa hari yang lalu saja, saya sempat terkecoh dengan penampilan kucing Himalayan ini.
Pola warnanya terlihat sangat mirip dengan kucing Siam dengan dominasi warna putih dan abu-abu pada bagian wajah dan cakar. Namun kucing ini juga memiliki bulu lebat yang khas kucing Persia. Usut punya usut ternyata kucing ini memang hasil persilangan antara kucing Persia dengan kucing Siam.
 
Sebenarnya kucing jenis ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, tetapi kucing ini baru dikenalkan ke Eropa sekitar tahun 1950-an. Itu pun dengan nama Colourpoint Persian, bukan kucing himalayan seperti yang kita sebut sekarang. Saat ini kucing Himalayan atau kucing himalaya sudah diklasifikasikan dalam ras yang berbeda dengan Persian oleh International Cat Association. Namun masih dimasukkan dalam group yang sama dengan Persia dan Exotic Shorthair (Kucing Persia versi bulu pendek) dalam "Persian Breed Group standard".
Namun, ada beberapa peternak kucing masih menganggap Himalayan sebagai versi warna lain dari Persian, bukan sebagai ras yang terpisah. Meskipun pada kenyataannya kucing ini tetap bersaing dalam kategori warnanya masing - masing dan dikompetisikan dalam kompetisi yang berbeda.
 
Seperti kucing persia, kucing Himalayan cenderung memiliki tubuh yang terlihat bulat dengan kaki pendek, yang membuat mereka susah untuk melompat setinggi ras kucing lainnya. Meski ada juga beberapa yang bentuk tubuhnya lebih menyerupai kucing Siam dan dapat melompat hingga setinggi 7 kaki. Terdapat 2 jenis kucing Himalayan yaitu jenis tradisional atau muka boneka (Doll Face) dan Peke atau Ultra-face dengan wajah yang terlihat lebih Pesek atau bahkan sangat pesek. Yang anda lihat pada gambar di atas adalah kucing Himalayan jenis Peke sedangkan yang akan anda lihat di akhir artikel ini nanti adalah kucing himalayan jenis doll face.
 
Karakteristik kucing himalayan adalah kucing yang manis, cerdas, dan cenderung sangat bersahabat dan dapat menjadi hewan pendamping yang sangat baik. Sifat mereka juga lebih aktif dari pada kucing Persia yang terkesan suka bermalas-malasan. Sifat ini di dapatnya dari kucing Siam yang memang lebih aktif dari Persia. Mereka senang menghabiskan waktunya hingga berjam-jam untuk bermain main dengan benda-benda yang menurut mereka menarik, seperti kertas kusit, dan tali atau mainan kucing lainnya. Mereka cenderung hidup untuk mengabdi kepada manusia untuk mendapatkan kasih sayang dan perlindungan. So, tidak mengherankan jika mereka sangat senang dielus-elus.
 
Karena kucing Himalaya adalah keturunan dari kucing Persia, maka beberapa kucing ini dapat menuruni gen yang dapat memicu penyakit seperti Polycystic kidney disease (PKD). Namun dengan melakukan tes genetik, anda dapat mengetahui apakah kucing himalaya anda berpotensi menderita PKD atau tidak secara dini untuk melakukan pengobatan. Seperti kebanyakan kucing berbulu panjang, kucing Himalaya butuh untuk disisir setiap harinya agar penampilannya senantiasa terlihat cantik. Selain itu, mungkin anda juga perlu membasuh mukanya setiap hari. Anda juga dituntut untuk sering memandikannya untuk menghilangkan minyak pada bulu dan kulitnya.
Jika anda berminat untuk memelihara kucing Himalayan, perlu anda ketahui jika harga kucing Himalayan sekitar 1 juta hingga 5 juta rupiah tergantung kualitas. Namun anda juga bisa menemukan yang jual kucing Himalayan murah di internet, seperti yang pernah saya lihat di sebuah situs jual beli Indonesia yang jual anakan kucing Himalaya murah seharga Rp650.000,00. "ingat ada uang ada barang , harga pengaruhi kualitas kucing yang akan anda beli"

Kucing Pantherette

Foto Kucing Pantherette
Kucing Pantherette merupakan kucing ras baru yang saat ini masih dalam proses pembentukan. Kucing ini dibentuk dari menyilangkan beberapa jenis kucing dengan tujuan untuk menghasilkan sebuah ras kucing yang memiliki penampilan menyerupai black panther. Meski tanpa mengggunakan sedikitpun gen panther.
Bisa dibilang tujuan dan hasil dari pembiakan kucing pantherette ini sama persis dengan tujuan dan hasil dari pembiakan kucing bombay yaitu sama-sama menghasilkan kucing yang memiliki penampilan menyerupai miniatur black panther.
 
Jika kucing bombay dibiakkan dengan menyilangkan kucing American Shorthair dengan kucing Burmese, maka kucing pantherette generasi pertama justru dihasilkan dari menyilangkan kucing Amur F1 Bengal dengan kucing Desert Lynx ekor panjang yang berbulu hitam solid. Hasilnya adalah seekor kucing yang berbadan besar, tulang yang besar, sangat berotot, berbulu hitam solid, dan sangat menyerupai miniatur dari black panther. 
Generasi kedua pun dihasilkan dengan menyilangkan hasil dari generasi pertama dengan kucing Melanistic Bengal. Dilanjutkan dengan generasi ketiga yang menyilangkan dengan kucing Melanistic Bengal yang lain untuk menghasilkan F4 jantan dan betina. Kemudian F4 jantan dan betina bisa dikawinkan. Bisa dibilang kucing pantherette ini merupakan 1/8 Desert Lynx dan 7/8 Black Amur Bengal. Karena kucing ini masih merupakan keturunan dari Desert Lynx, maka dimungkinkan, dikemudian hari akan lahir kucing pantherette yang berbulu panjang.
 
Menurut informasi, kucing pantherette generasi pertama sudah dijual sejak tahun 2002. Dan saat ini kucing pantherette sudah terdaftar di International Progressive Cat Breeders Alliance (IPCBA). Namun, sepertinya program pembiakan kucing jenis baru ini masih berlangsung sampai sekarang.

kucing Sphynx

gambar kucing sphinx
Kucing Sphynx merupakan spesies kucing tanpa bulu. Wujudnya unik, sehingga banyak pecinta kucing yang ingin memeliharanya. Namun tahukah anda, meskipun namanya adalah "Sphynx", tetapi sebenarnya kucing ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan negeri Firaun, Mesir. Kucing ini berasal dari Kanada. Sebenarnya kucing ini tidak benar-benar gundul, kucing ini masih memiliki bulu. Tentunya selain bulu kumis dan alis. Hanya saja bulunya tersebut sangat pendek dan cenderung transparan. Sehingga tubuhnya terlihat merah muda seperti tanpa bulu. Meskipun ada juga kucing Sphinx yang tubuhnya berwarna lain.
 
Karena kucing Sphinx tidak memiliki bulu seperti kebanyakan kucing lainnya, kucing ini sangat tidak tahan terhadap suhu dingin. Dia mempunyai kecenderungan untuk selalu menempel pada manusia ataupun hewan lain utnuk mendapatkan sedikit kehangatan. Sifat kucing Sphynx antara lain, cerdas, penuh rasa ingin tahu, senang bermain dan senang dekat dengan manusia. Kucing Sphinx adalah pengembangan dari kucing-kucing tanpa bulu yang terjadi karena mutasi genetik. Kucing Sphinx pertama yang lahir adalah seekor kucing jantan tanpa bulu yang bernama Prune. Kucing tersebut kemudian dikawinkan dengan induknya untuk menghasilkan kucing yang memiliki jumlah bulu yang lebih sedikit lagi. Dan setelah itu semakin banyak pengawinan kucing-kucing tanpa bulu yang kemudian menghasilkan kucing Sphinx yang kita kenal saat ini.
 
Kucing Sphinx pada umumnya memiliki kondisi tubuh yang kuat dan sehat. Namun karena tidak memiliki bulu yang cukup untuk menghangatkan tubuhnya dari udara dingin, anakan kucing Sphinx akan sangat rentan terkena gangguan pernafasan. Sehingga breeder yang baik tidak akan membiarkan anakan kucing Sphynx diadopsi oleh orang awam sebelum usianya genap 12 bulan. Meskipun kucing ini nyaris tanpa bulu, bukan berarti anda tidak perlu memandikannya. Justru karena tidak adanya bulu, minyak yang keluar dari tubuh kucing akan menumpuk di kulitnya. Sehingga setidaknya seminggu sekali anda perlu memandikannya. Sebaiknya kucing Sphinx jangan dibiarkan beraktifitas di bawah terik matahari, karena itu dapat menyebabkan kulitnya terbakar. Untuk yang jual kucing Sphynx di Indonesia, mungkin anda bisa menemukannya di internet. Konon harga kucing Sphinx berkisar antara $300 - $3000.

Kucing Poodle, si Kucing Berbulu Domba

Mendengar kata 'Poodle', yang pertama kali terbayang dipikiran kita pasti sosok anjing mungil, lucu, dengan bulu-bulu aneh. Namun, tahukah anda, sekarang ini ada satu ras kucing yang disebut sebagai kucing poodle.
Menurut laporan dari dailymail, kucing poodle dikenal juga sebelumnya sebagai kucing Selkirk Rex. Dan sekarang, kucing yang dikenal dengan sebutan 'kucing berbulu domba' ini sudah resmi dideklarasikan sebagai ras tersendiri oleh para ilmuwan
 
Setiap kucing poodle di dunia ini terlahir dari satu induk kucing yang bernama Miss DePesto, seekor kucing jalanan yang memiliki mutasi genetik berbulu kriting. Dan kucing poodle yang saat ini ada diperkirakan merupakan keturunan yang ke-9 dari kucing yang pertama kali ditemukan pada tahun 1987 di Montana tersebut. Nenek moyang kucing poodle tersebut ditemukan oleh seorang breeder kucing persia yang bernama Jeri Newman. Suatu hari dia menemukan seekor anak kucing di jalanan yang memiliki bulu keriting. Dia pun mengadopsinya dan memberinya nama Miss DiPesto, diambil dari nama seorang resepsionis berambut keriting di serial TV Moonlighting yang bernama Agnes DiPesto.
 
Menurut para peneliti dari University of Veterinary Medicine Vienna, kucing Selkirk Rex memiliki genetik yang berbeda dari kebanyakan ras kucing dan merupakan salah satu dari empat kucing berbulu keriting. Bulu keriting yang dimiliki oleh kucing ini disebabkan oleh gen dominan. Sehingga kucing ini dapat disilangkan dengan ras kucing lain, dan akan tetap meninggalkan ciri bulu keritingnya.

Berbeda dengan kucing Cornish Rex, Devon Rex, dan German Rex, yang bulu keritingnya hanya hadir dalam versi bulu pendek, kucing Selkirk Rex atau kucing poodle hadir juga dalam versi bulu panjang.

Kucing poodle atau kucing Selkirk Rex ini cukup aman untuk dipelihara oleh orang yang mempunyai alergi bulu kucing, karena bulu halus kucing poodle sangat jarang dan sangat sedikit mengalami kerontokan.

Kucing Owyhee Bob

Foto Kucing Owyhee Bob
Kucing Owyhee Bob merupakan ras kucing cantik yang dikembangkan dengan mengawinkan Kucing Siam dengan Kucing Manx. Hasilnya, kucing ini memiliki warna colorpoint dengan ekor super pendek. Kucing Owyhee Bob memiliki sifat yang playful, sangat cerdas, setia seperti anjing, manis, dan sosial. Mereka senang menjadi bagian dari sebuah keluarga. Mereka senang mengikuti pemiliknya ketika berada di dalam rumah, dan senang meringkuk dipangkuan.
 
Kucing Owyhee Bob merupakan jenis kucing berukuran medium hingga besar.  Kucing betina beratnya sekitar 4-6 kg, sedangkan yang jantan sekitar 6-8 kg. Kepalanya lebar dan bulat, dengan daun telinga berukuran medium hingga besar dan berbulu. Mata kucing ini berwarna biru. Kucing ini memiliki kaki yang kuat dan kokoh, cakarnya besar dan terkadang polydactyl (berjari banyak). Kucing jenis ini memiliki pertumbuhan yang terbilang lambat. Mereka hadir dalam 2 varian bulu yaitu bulu panjang dan bulu pendek. Ekornya mungkin masih terlihat, tetapi sangat pendek. Menurut situs pengembangnya, anakan kucing Owyhee Bob dijual dengan harga $275.00 untuk yang limited registration. Sementara yang full registration harganya lebih mahal. Jika anda berminat, silahkan langsung kunjungi situs pengembangnya di owyheebobs.com.

Kucing Safari 

foto kucing safari
Kucing Safari merupakan jenis kucing hybrid dari kucing South American Geoffroys. Kucing ini memiliki penampilan 'buas' tetapi berkarakter semanis kucing domestik yang paling manis. Beberapa jenis kucing safari generasi pertama dibiakkan pada tahun 1970-an. Sangat sedikit dari kucing tersebut yang dijadikan hewan peliharaan, sementara sebagian yang lain digunakan dalam penelitian penyakit Leukemia oleh Washington State University.
 
Beberapa orang meyakini bahwa kucing Geoffroys merupakan versi yang lebih kecil dari Margay atau Ocelot. Warna bulunya sangat bervariasi mulai dari hitam hingga perak-keabuan atau oranye, tergantung dari lokasi geografiknya. Nah, kucing Safari ini konon merupakan jenis kucing yang paling mendekati karakteristik dari kucing Geoffroys tersebut. Kucing F1 Safari sudah menjadi kucing yang sangat ramah dan menyenangkan. Mereka benar-benar langka dan sulit untuk dihasilkan. Mengembangbiakkan kucing dengan beberapa kromosom yang berbeda terbukti mampu membatasi jumlah kucing safari yang akan ada.
 
Kucing Domestik biasanya membawa 38 kromosom, sementara Geoffroys hanya memiliki 36 kromosom. Sisi positif dari perbedaan kromosom ini pada F1 Safari (50% Geoffroys/50% domestik) adalah mereka memiliki 37 kromosom yang meningkatkan besar ukuran tubuh secara dramatis, dimana seekor kucing induk seberat 4 dan 6 kg, bisa menghasilkan anak yang bisa tumbuh hingga 12 kg lebih. Saya sendiri terus terang tidak begitu paham tentang apa yang dideskripsikan oleh situs safaricat.com, seperti yang tertera dalam artikel di atas. Namun sepertinya orang tidak begitu tertarik untuk mengetahui jumlah kromosom kucing saat memutuskan untuk memeliharanya. Yang penting penampilan dan karakternya. Jika dilihat dari penampilan dan karakternya, sepertinya kucing safari tidak jauh berbeda dengan kucing bengal atau dengan kucing totol lainnya. So, terus terang kami katakan kalau, kami tidak begitu paham tentang kelebihan dan kekurangan dari kucing safari dibandingkan dengan kucing hybrid (terutama yang berbulu totol) lainnya.

Kucing Ragamuffin

Foto Kucing Ragamuffin
Kucing Ragamuffin merupakan jenis kucing domestik yang masih merupakan varian *dari kucing Ragdoll- yang pertama kali muncul pada tahun 1994. Kucing ini terkenal akan bulunya yang lebat dan seperti bulu kelinci.
Kucing Ragamuffin memiliki tubuh yang berotot. Butuh waktu sekitar 4 hingga 5 tahun untuk kucing jenis ini mencapai bentuk tubuh yang benar-benar matang. Temperamen kucing Ragamuffin terbilang baik. Mereka ramah, penyayang, sangat jinak, dan merupakan teman yang menyenangkan.
 
Kucing jenis ini termasuk jenis kucing berbulu panjang. Uniknya, meskipun bulu kucing ini panjang dan lebat, konon bulunya tidak mudah kusut dan tidak mudah menggumpal. Sehingga terbilang mudah merawat bulunya. Semua varian warna dan corak bulu diijinkan, baik itu dengan atau tanpa warna putih. Hanya warna Colorpoint saja yang tidak diijinkan oleh standar CFA. Namun, kucing Ragamuffin berbulu putih total merupakan yang paling banyak dicari, tetapi jumlahnya lebih langka dibandingkan ragamuffin berwarna lainnya. Meskipun penampilannya mirip sekali dengan kucing Ragdoll, harga kucing Ragamuffin yang pedigree cenderung jauh lebih mahal. Seekor anak kucing ragamuffin yang berkualitas paling murah harganya sekitar $1,000.00 (sekitar 10 juta rupiah). Perkumpulan kucing yang pertama kali mengijinkan Ragamuffin mengikuti kontes secara penuh adalah United Feline Organization (UFO). Dan sekarang kucing jenis ini juga sudah diakui oleh American Cat Fanciers Association (ACFA), dan Cat Fanciers' Association (CFA), serta sudah mendapatkan status "Championship " sejak Februari 2011.

Kucing Puppykat

Foto Kucing Puppykat
Kucing Puppykat merupakan jenis kucing berbadan medium hingga besar yang memiliki bentuk tubuh panjang proporsional. Kucing ini hadir dalam versi bulu panjang dan versi bulu pendek, dimana bulu-bulunya tebal dan lembut. Kucing Puppykat merupakan spesies kucing yang unik. Kucing jenis ini hadir dengan 3 mutasi gen sekaligus dalam satu tubuh yaitu ; berdaun telinga melipat, berjari banyak (polydactyl), dan berekor pendek. Kucing jenis ini hadir dalam semua warna dan pola bulu, seperti calico, tortie, solid, smoke, dll. Namun pola bulu "tux" yang paling banyak disukai.
 
Kucing puppykat digambarkan sebagai jenis kucing yang cerdas, kalem, tetapi senang bermain. Mereka dapat beradaptasi dengan suasana baru dan orang baru dengan baik. Mereka juga dapat dengan mudah dilatih untuk berjalan di atas tali atau bermain fetch. Telinga melipat pada puppykat merupakan turunan dari kucing Scottish Fold. Namun tidak semua anakan kucing puppykat akan bertelinga melipat. Masih ada beberapa yang memiliki daun telinga lancip, tetapi masih tetap diakui sebagai kucing puppykat. Idealnya kucing jenis ini terlahir dengan kondisi polydactyl dengan 5 hingga 7 cakar pada kaki bagian depan dan 4 hingg 7 pada kaki bagian belakang. Meskipun demikian, kucing yang terlahir dengan jumlah cakar normal, juga tetap diakui sebagai puppykat.
 
Idealnya kucing jenis ini memiliki ekor yang pendek, yaitu sekitar 1,5 inch hingga 2,5 inch. Ekornya yang pendek ini diturunkan dari gen kucing Manx. Namun kemungkinan untuk lahir anak kucing dengan ekor yang normal juga masih ada. Dan itu masih diakui sebagai Puppykat. Oleh karena ketidakstabilan bentuk kucing yang dilahirkan, maka ada sebuah kode unik yang disematkan pada kucing jenis ini. Kode tersebut berfungsi untuk menginformasikan mengenai kondisi si kucing. Contoh kodenya adalah sebagai berikut :
PPK SB 02182005 002 SH LT FE PD
Artinya :
  • PPK : merupakan kode untuk kucing Puppykat
  • SB : stud book registered, yang artinya kucing ini memiliki semua pedoman registrasi.
  • 02182005 : merupakan tanggal lahir si kucing yaitu 18 Februari 2005.
  • 001 : menunjukkan bahwa kucing ini adalah yang pertama yang didaftarkan lahir pada tanggal tersebut diatas.
  • SH : Short Hair (berbulu pendek), untuk yang berbulu panjang menggunakan kode LH (Long Hair).
  • LT : Long Tail (berekor panjang), untuk yang berekor pendek menggunakan kode ST (Short Tail).
  • FE : berdaun telinga melipat (Folded Eared), untuk yang luru menggunakan kode SE (Straight Eared).
  • PD :Polydactyl, sementara yang jumlah cakarnya normal, tidak menggunakan kode apapun atau dikosongkan pada bagian ini.

Sourch: Dikutip dari berbagai sumber diinternet

Raja Online

Macam dan jenis kucing didunia

1. Kucing Toyger


Warna ideal adalah warna oranye tua dengan belang hitam seperti pada harimau. Pola belang harus memanjang tanpa ada spot. Telinga kecil dan bulat. Secara keseluruhan Toyger mempunyai struktur pertulangan yang padat dan seimbang. Ras kucing ini merupakan hasil persilangan kucing domestik dengan bengal. Tujuannya untuk menghasilkan harimau kecil yang bisa diajak main dan dipelihara di dalam rumah. Kata Toyger sendiri merupakan singkatan dari “Toy Tiger” (harimau yang bisa diajak main).Ras Toyger ditemukan dan dikembangkan oleh Judy Sugden, pemilik sebuah Cattery di Amerika yang bernama “EEYAAS Cattery”. Toyger dihasilkan dengan cara menyilangkan kucing domestik belang (tabby) yang berbulu pendek, dengan Bengal Tabby Standar. Setelah bertahun-tahun kerja keras, perkawinan kucing-kucing ini menghasilkan kucing-kucing dengan warna belang menyerupai harimau.Ras ini masih dalam pengembangan. Pertama kali diakui untuk registrasi oleh The International Cat Association (TICA) pada awal tahun 1990-an. Beberapa breeder di AS dan Inggris berusaha mengembangkan ras ini. Toyger mendapatkan status Preliminary New Breed pada tahun 2000. Dan pada bulan Mei tahun 2007 ini diharapkan mendapatkan status penuh dalam kontes kucing (Championship Status).
Artikel kucing Toyger ini diambil dari artikel kucingkita.com.

2. Kucing Tiffany

Kali ini kita akan membahasa Ras Kucing Tiffany . Bagaimana dan apa jenis kucing ini?
Sekitar tahun 1967 di New York, Amerika Serikat, pemilik Neotype Cattery yang bernama Jennie Robinson membeli sebuah rumah dan ternyata dalam penjualan rumah itu mereka juga mendapat paket sepasang kucing juga. Nama kucing itu adalah Thomas Dan Shirley. Namun tidak diketahui mengenai latar belakang maupun jenis  kucing asal induknya. Jenis kucing tersebut memiliki warna cokelat dan berbulu semi longhair dan tipe badan semi foreign.
Akhirnya kedua pasangan kucing itu melahirkan 6 ekor anak. Anehnya semua anak kucing mirip dengan ibunya yang berwarna coklat solid. Kemudian Jennie Robinson membuat sebuah progam pengembangbiakkan kucing. Tepatnya tahun 1970 Jennie mendaftarkan Thomas dan shirley beserta anak kucing mereka ke ACA (American cat Association) Beberapa ahli menduga bahwa kucing tersebut hanya keturunan dari Burmese. Namun mereka tidak memiliki warna sepia yang merupakan ciri khas burnese. Beberapa kucing tersebur dijual kepada Sigyn Lund (peternak kucing Burmese). Kemudian dia memperkenalkan ras Tifanny Karena jumlahnya yang sedikit ACA akhirnya menghapus Ras Kucing Tiffany ini. Namun tidak lama berselang di Kanada ada banyak pecinta kucing yang menemukan ras ini dan memutuskan untuk melestarikan mereka.
Ciri-ciri kucing Tiffany :
  • Berukuran medium
  • Tipe badan semi foreign
  • berat badan antara 4-5 kg
  • Bentuk kepala hampir seperti segi tiga
  • moncong pendek
  • dagu kecil
  • Telinga besar
  • Tulang pipi lebar
  • Mempunyai ekor dihiasi bulu lembut
  • Warna mata adalah gold
  • Tentu saja ciri khas jenis kucing yang berwarna cokelat
Jenis kucing ini sangat menyukai manusia..walaupun juga tidak terlalu pemalas dan rajin.
3.  Maine Coon

Jenis kucing Maine Coon berasal dari USA, Maine. Tapi asal usul dari kucing ini sama sekali tidak diketahui, coba bandingkan dengan kucing birman atau turkish van yang kita udah tahu gimana asal-usulnya. Postingan ini terisnpirasi dan diambil dari kucing Maine Coon blog. Secara umum ciri-ciri kucing Maine Coon adalah sebagai berikut :
  • Badan besar dan panjang serat agak berbentuk segi empat
  • Mata lebar serta oval
  • Hidung lebar dan melengkung di ujungnya
  • Ekor panjang dan lebar
  • Memiliki tulang dan otot yang kuat
  • Teling besar (lebar di bawah)
  • Dahi melengkung
  • Otot pipi sangat menonjol
  • Seperti dijelaskan diatas bulunya tebal dan tahan air (sedikit berminyak)
kucing Maine Coon mampu bertahan dalam salju dan udara dingin sekalipun karena memiliki bulu yang tebal dan anti air, ditambah terdapat bulu yang sangat tebal di bagian kaki, perut kemudian leher.
Jenis kucing ini memiliki badan yang besar. Untuk kucing jantan saja beratnya antara 6-9 kg. Sedangkan untuk kucing betina 4-6 kg. Maine Coon juga memiliki mata dan telinga besar mencerminkan kemampuan penglihatkan dan pendengaran yang lebih.

4. Kucing Siam

Kucing Siamese berasal dari negara yang bernama Siam. Anda tidak mengenal negara itu? Sekarang negara itu bernama Thailand. Maka dari itu kebanyakan orang indonesia yang saya ketahui menggunakan kucing siam untuk memanggil jenis kucing ini. Jadi kucing Siamese dan siam itu satu jenis kucing. Dan hanya dibedakan oleh sebuah nama saja. Apalah artinya sebuah nama bukan? Seperti kesalahan ucap pada kucing anggora. Memang banyak kucing terkenal dari asean contohlah juga kucing birman yang dari birma. Bahkan mungkin juga kucing abyssinian yang ada kemungkinan dari asean.Pertama kali kucing siam ada di eropa adalah saat kucing ini dijadikan hadiah untuk duta besar inggris. Kemudian seperti perkiraan kucing siam ini menjadi popule di inggris kemudian eropa.
Ciri kucing siam adalah sebagai berikut :
  • Bentuk tubuh panjang, langsing dan berotot
  • Tubuhnya yang langsing dan anggun
  • Kepala kecil dan berbentuk segitiga
  • moncongnya mancung,
  • Bermata biru
  • Telinga yang lebar
  • bulu pendek dan halus
  • Ada warna kontras di ujung-ujung tubuh seperti kaki, telinga, mulut, ekor,hidung dan sekitar mata
Sifat dari Kucing Siamese atau kucing siam ini adalah selalu ingin tahu dan hiperaktif. Kadang-kadang juga menjengkelkan karena terlalu berisik.

5.  Scottish Fold

Ini kucing dengan penampilan burung hantu seperti disebut Scottish Fold. Hal ini juga kadang-kadang disebut Coupari, berkembang biak dengan mutasi gen dengan dominan-alam yang membuat tulang rawan telinganya berisi dan terlipat menyebabkan telinga membungkuk ke depan dan ke bawah ke arah depan kepala mereka. nama aslinya sebenarnya adalah Flops untuk “floppy ” ears. Nama Scottish Fold menjadi nama yang berkembang di tahun 1966.

6. Sphynx

Kucing aneh ini berkembang biak langka, Sphynx adalah sebutnya yang juga dikenal sebagai berbulu Kanada. Kucing ini terkenal karena masih kurang dimengerti perkembangannya. Sphynx yang pertama yang berhasil berkembang biak adalah kucing berbulu yang pertama kali muncul pada tahun 1966.

7.  Peterbald

Kucing lain yang berkembang biak dan aneh adalah Peterbald. Dia ini berasal dari Rusia. Mereka sebenarnya bukannya tidak berbulu tetapi lebih mirip rambut yang sangat pendek. Seekor Peterbald memiliki cara yang elegan ramping dan kepala yang khas: sempit dan panjang dengan profil lurus, mata berbentuk almond, dan telinga besar. Mereka kehilangan gen rambut dan kulit mereka memiliki warna penampilan abu-abu.

8.  Turkish Anggora

Seperti namanya berarti kucing aneh ini berkembang biak di Turki. Mata Angora Turki yang membuat breed unik. Matanya mungkin biru, hijau atau kuning, atau satu bahkan biru dan satu kuning. Gen bertanggung jawab atas mantel putih dan mata biru berkaitan erat dengan kemampuan mendengar, dan kehadiran mata biru dapat mengindikasikan mata kucing yang biru berati telinga pada sisi tersebut tuli.

9.  Oriental Shorthair

Kucing Unik ini berkembang biak dengan nama Oriental Shorthair disebut-sebut terlihat seperti anjing. Kucing ini menggabungkan tubuh anjing dan kucing dengan keragaman warna dan pola. Dia Ini berkembang biak dengan kecerdasan lebih baik dan merupakan binatang yang sangat ramah. Mereka mempunyai sifat khas ingin tahu, ramah, emosional, menuntut dan seringkali cukup vokal.

10.  Kucing Munckhin

Salah satu dari banyak ras kucing adalah ras Munchkin. Ciri khusus dari  Jenis kucing ini adalah berkaki pendek. Walaupun memiliki kaki pendek tetapi tidak ada masalah maupun gangguan pada tulang punggungnya.
Hal ini diteliti oleh Dr. Solveig Pfluege bahwa selama 7 tahun dia melakukan penelitan pada ras kucing ini. Dia tidak menemukan adanya gangguan pada Munchkin. Gen yang menyebabkan kaki pendek pada kucing ini sama dengan yang ada pada ras anjing Daschund. Sayangnya pada anjing malah mengalami gangguan tulang punggung.
Sifat dari jenis kucing ini adalah sangat suka bermain. Pokoknya enaklah kalau diajak main-main sama majikannya. Ini dikarenakan Munchkin mudah beradaptasi dengan manusia maupun hewan yang lain.
Sejarah dari ras kucing Munchkin sendiri dimulai oleh dokter yang bernama H.E. Williams yang menemukan kucing berkaki pendek. Namun sayangnya kucing itu menghilang setelah perang dunia ke II. entah jenis kucing apa yang ditemukan itu. Tapi banyak orang percaya itu adalah  Munchkin. Sejarah kemudian dilanjutkan pada 1983. Sandra Hochenedel (Guru Musik) menemukan dua ekor kucing betina dibahwah truk. Nah kedua kucing dalam keadaan hamil. Yang satu berwarna abu-abu dan yang lainnya berwarna hitam.
Keduanya diberi nama Blueberry dan Blackberry. Ciri dari ke dua jenis kucing lucu itu adalah kakinya yang berukuran pendek. Setelah Blackberry melahirkan, beberapa anaknya ternyata juga berkaki pendek. Dan satu diberikan kepada temannya,Kay LaFrance. Kemudian oleh Kay LaFrance, ras kucing ini diberi nama Toulouse. Dia kemudian mengembangbiakkannya dan menemukan anak kucingnya juga berkaki pendek. Nama munchkin sendiri terinspirasi dari Film Wizard of Oz. Dalam film itu ada kurcaci-kurcaci yang diberi nama munchkin.
Jenis kucing ini masih batu tapi Tahukah anda mengapa ras kucing ini menjadi cukup populer dengan cepat. Ini karena Saat munchkin duduk maka kaki belakangnya mirip dengan posisi pada kelinci.

11. Egyptian Mau

Kucing yang mengagumkan ini adalah satu-satunya jenis alami dari kucing tutul. Asal Mesir.Warna Perak, perunggu, hitam, dan biru. Perangai Sangat aktif, cerdas, menghibur.

12. Abyssinian 

Kucing ini merupakan salah satu jenis yang paling populer. Kucing Abyssinian yang besar dan tegap kemungkinan besar pernah menjadi hewan yang dipuja di masa lampau Mesir.

13. Mank

Sebagian orang menyebutnya Rumpy. Ekornya pendek, Warna bulunya cokelat dan lavender. Sifatnya setia, ramah dan pintar.Warna bulunya coklat dan lavender, dan warna rambutnya paling disukai penggemar kucing

14 . British Shorthair

Dari namanya pastilah tertebak asalnya yaitu Inggris. Kucing ini kalem, lembut, hangat, dan pintar. Warna bulunya ada yang polos (putih,hitam,biru,merah dan krem), dwiwarna, hitam pekat, belang.

15. Burmese

Menurut info kucing ini dikembangkan Dr. Thompson (AS) dari kucing ratu wong mau (Burma) dan siamese. Warna cokelat musang, warna lainnya biru, champagne, lifa, merah, cokelat, dan biru kura-kura.

16. Turkish Van

Walaupun mereka mandiri, Turkish Van adalah kucing yang sebaiknya berada di rumah dengan keluarga. Bulu-bulu mereka yang indah selembut sutra membuat kita senang untuk merawatnya, dan kesenangan mereka bermain air sangat menghibur kita. Asal Turki

17. Birman

Dikenal sebagai kucing keramat Birma. Sangat tampan dengan pola warna menarik dan jari-jari kakinya yang putih bersih. Kucing Birma masih termasuk jenis yang langka. Asal Birma.

18. Ragdolls

Kucing ini merupakan kucing yang paling patuh dari semua jenis kucing. Diberi nama Ragdolls karena kebiasaan khas mereka yang suka berbaring di lengan kita. Kucing ini sangat penyayang dan ramah sehingga bisa menjadi hewan peliharaan kita yang sangat baik.

19. Ocicat

merupakan kucing hasil persilangan abyssinian dan chocolate point Siamese. Kucing ini mirip dengan kucing kampung belang. Umumnya ocicat berpola belang dengan corak totol gelap dan dasar kream. Rambutnya pendek dan mengilap

20. Bengal

Kucing Bengal adalah kucing liar yang besar berbintik dengan bulu pendek mengkilap.Kucing yang eksotis ini adalah jenis peliharaan berbintik yang paling banyak dan populer. Asal :Amerika Serikat

21.  Persia

Kucing ini merupakan jenis berbulu panjang yang paling populer. Kucing persia akan sangat senang hidup sebagai kucing rumahan. Mereka bisa akrab dengan kucing lain, binatang lain dan anak-anak. Kucing persia sangat responsif dan menjadi sumber kebahagiaan bagi pemiliknya. Asal Persia.

22. Angora 

Cara bergerak yang lemah gemulai adalah ciri dari Angora. Bulunya yang selembut sutra, tubuh yang elegan panjang, telinga menunjuk yang tegak lurus dan mata besar cerdas membuat Angora sangat dihargai kecantikan dan keanggunannya. Asal Amerika Utara.

23.  Siberia

The Cat berasal Siberia di Rusia. Ini adalah kucing berambut panjang semi, dihargai selama bertahun-tahun dengan ‘manis dan penuh kasih sayang temperamen.

24. American Bobtail

Ekor pendek mereka panjangnya bervariasi. Ekor yang sempurnya panjangnya kira-kira cukup jika ekornya tegak sepanjang belakang tubuhnya, sekitar 1/3 hingga 1/2 panjang ekor kucing biasanya.

Semoga bermanfaat. Artikel diatas dikutip dari berbagai sumber
Raja Online

Perbedaan kucing persia dan anggora

Sekilas memang kedua Kucing ini terlihat sama apalagi pada bagian ekor,tapi jika kita lihat lebih detail pasti kita akan menemukan perbedaan yang cukup signifikan. Mari kita ulas perbedaan pada kedua kucing ini.

Ciri-ciri kucing Persia



kucing persia tasik


1. Berdasarkan variasi warna bulu, kucing persia terbagi menjadi 7 kelompok yaitu : solid color, silver and golden division, shaded and smoke division, tabby division, particolor division, bicolor division dan himalayan division.
2. Kepala kucing persia besar dan bulat, hidungnya pesek dan lebar dengan celah pembatas yang jelas dengan mata.
3. Rahangnya kuat dan lebar dengan pipi ditopang tulang pipi yang menonjol.
4. Kalau dilihat dari samping, bagian dahi hidung dan dagu berbentuk garis tegak lurus.
5. Telinga kucing persia berujung bulat dengan bagian dasar melebar. Telinga tadi juga tidak terlalu tinggi dan miring kedepan.
6. Matanya yang membuka berbentuk bulat dan lebar.
7. Warna mata biasanya berhubungan dengan warna bulu.
8. Dadanya lebar dan membulat dengan bagian punggung sedikit membulat.
9. Ukuran dan posisi perut bagian belakang membulat dan olebih rendah.
10. Kakinya pendek, tebal dan kuat karena ditopang tulang yang berukuran besar.
11. Kaki depan dan kaki belakang lurus bila dilihat dari belakang.
12. Cakarnya besar, bulat dan kokoh.
13. Ada lima jari dikaki depan dan empat jari di kaki belakang.
14. Bulu-bulunya yang panjang dan tebal mengkilap, menutupi seluruh badannya.
15. Ekornya berbulu tebal, lurus dan panjang sesuai proporsi badannya.


 Ciri-ciri kucing Anggora 
kucing persia tasik

kucing persia tasik
1. Kucing angora berhidung mancung dan nampak manis.
2. Kucing angora dikenal sebagai kucing yang cerdas karena memiliki sifat keingin tahuan.
3. Mempunyai ukuran badan sedang dengan tubuh relatif besar, panjang dan langsing.
4. Kaki dan ekornya panjang.
5. Ekornya berbulu tebal dan mengembang seperti ekor musang.
6. Keseluruhan kepala berbentuk seperti segitiga, dengan telinga lebar danmenunjuk.
7. Matanya besar berbentuk kacang almond.
8. Warna bulunya bermacam-macam seperti : putih, hitam, coklat, tricolor/blangtelon [putih, hitam, kuning kecoklatan], kuning, kemerahan dan lainnya


Itulah perbedaan antara Kucing Persia dan Kucing Anggora, semoga anda sekarang tidak salah lagi antara kucing persia dan anggora.
Raja Online

Merawat anak kucing yang baru lahir

Sama halnya seperti bayi yang baru lahir, anak kucing yang baru lahir juga masih lemah dan membutuhkan perawatan khusus. Oleh karena itu, jika Anda memiliki anak kucing yang baru lahir, Anda bisa mencoba tips dalam merawat anak kucing yang baru lahir berikut ini.

  1. Bersihkanlah anak kucing dari kotoran, terutama pada tali pusarnya
  2. Setelah lahir, pastikanlah anak kucing mendapat kondisi yang hangat. Caranya yaitu dengan meletakan anak kucing tersebut di bawah handuk yang di atasnya ada botol berisikan air hangat. Hal ini perlu dilakukan dikarenakan kondisi anak kucing sesaat sesudah dilahirkan masih dalam kondisi yang basah dan lembab. Serta bila tidak dilakukan penanganan, suhu tubuh anak kucing akan bisa menurun dengan cepat.
  3. Sesudah membersihkan anak kucing yang baru lahir, segera kembalikanlah ke induknya, karena anak kucing yang baru lahir sangat penting untukk memperoleh asupan susu pertama dari induknya sebab akan melindungi anak kucing dari infeksi. Janganlah lupa juga untuk memberikan makan dan minum pada induk kucing ketika dia sedang menyusui anaknya.
  4. Anak kucing bisa makan makanan padat saat usianya sudah dua atau tiga minggu. Sisihkan budget Anda untuk membelikan mereka makanan ataupun susu yang dijual khusus anak kucing.
  5. Dalam masa pertumbuhan anak kucing, hindarilah memberikan susu sapi ataupun susu kambing sebab masih belum bisa dicerna dengan sempurna lantaran susu tersebut mengandung laktosa.
  6. Untuk mengantisipasi anak kucing yang biasanya buang kotoran sembarangan, maka sejak dini sediakanlah dua buah nampan untuk mengganti kotora. Gantilah nampan-nampan tersebut secara teratur. Secara alamiah anak kucing pun akan membuang kotorannya di sana pada usia 3 hingga 4 minggu.
  7. Untuk induk kucing yang menyusui sebaiknya berilah obat cacing tiap bulan. Dan untuk anak kucingnya sendiri, perlu diberikan obat cacing tiap dua minggu. Dimulai sejak umurnya dua minggu hingga berumur tiga bulan.
  8. Anak kucing bisa disapih sejak umur 8 minggu. Di tahap ini, induk kucing akan tidak selalu bersama dengan anaknya sampai harus diberikan makanan padat.
  9. Agar nantinya si kucing tidak bertindak agresif terhadap manusia. Maka anak kucing perlu melakukan kontak pada manusia setidaknya sejak umur 2 sampai 7 minggu
  10. Agar kucing tidak menyusahkan, Berilah banyak rangsangan baru yang tentunya tidak mengancam. Misal bunyi-bunyian atau bertemu dengan binatang yang lain.
Demikianlah tips dan cara merawat anak kucing yang baru lahir. Sementara untuk mengetahui anak kucing apakah jantan atau betina, bisa diketahui dengan cara mengangkat ekornya kemudian akan terlihat dua lubang. Bila ke dua lubang tersebut berjauhan maka anak kucing tersebut adalah jantan, dan sebaliknya bila keduanya berdekatan, maka anak kucing tersebut adalah betina.

Dikutip dari:  http://pollcats.blogspot.com
Raja Online

Penyebab Bulu kucing rontok

Kerontokan merupakan masalah yang sering dialami kucing, terlebih yang bulu panjang seperti kucing anggora atau persia, kita harus mengetahui apa yang menjadi penyebab bulu kucing rontok. Pada umunnya, kerontokan bulu kucing disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:

Rontok yang  normal
Kucing secara normal biasanya mengalami bulu rontok setidaknya setahun sekali yang selanjutnya diikuti dengan tumbuhnya bulu baru. Sejumlah kucing mungkin mengalami kerontokan bulu dua atau beberapa kali dalam setahun. Kerontokan yang tak terlalu banyak terjadi pula pada kucing betina secara periodikal sesuai dengan siklus reproduksinya.

Kurang nutrisi
Anak kucing membutuhkan makanan dengan kandungan protein setidaknya 30 persen, sementara kucing dewasa 25 hingga 30 persen. Selain itu, dibutuhkakan pula bermacam vitamin serta nutrisi lainnya supaya kucing tetap sehat serta kondisi kulit dan bulunya tetap terjaga. Makanan kucing komersial dengan harga yang lebih murah biasanya mempunyai kandungan protein yang lebih sedikit serta tak mengandung beragam vitamin serta nutrisi tambahan yang dibutuhkan kucing. Solusinya dalah dengan mengganti ataupun mencampurnya dengan makanan yang lengkap serta nutrisinya seimbang. Adapun vitamin yang berhubungan erat terhadap kesehatan perkembangan bulu kucing yaitu vitamin A dan E.

Kelebihan vitamin
Kekurangan vitamin tidak baik, begitu pula sebaliknya, jika berlebihan, vitamin pada kucing juga tidak baik untuk kesehatan bulunya. Kelebihan vitamin pada kucing bisa menyebabkan bulu kucing rontok serta kulit berkerak kering, dan mengelupas
  
Suhu kandang kucing terlalu panas
Fungsi dari kulit dan bulu upakan sebagai pelindung badan dari bermacam pengaruh lingkungan serta penyakit. Kulit serta bulu kucing akan berusaha untuk mengatur suhu tubuh di dalam batas tertentu. Di tempat yang beriklim dingin, bulu aka tumbuh dengan lebih panjang dan tebal untuk mencegah hilangnya panas dari tubuh kucing. Dan sebaliknya kucing, saat dalam kondisi panas, kucing cenderung merontokkan bulunya sendiri. Oleh karena itu, tempatkanlah kucing kesayangan Anda di tempat yang sejuk dan bersih serta sirkulasi udara yang lancar.

Mandi dan shampo
Shampoo yang tak sesuai bagi kucing baik dari segi kandungan maupun derajat keasaman (ph) bisa menyebabkan bulu rontok. Sejumlah shampoo yang memiliki banyak busa biasanya megandung deterjen yang cukup tinggi serta bisa menyebabkan kerontokandan mengiritas kulit. Mandi yang terlalu sering pun bisa mempengaruhi kelembaban normal kulit dan bulu kucing. Kelembaban yang berlebih bisa jadi tempat yang sesuai bagi perkembangan jamur. Dan sebaliknya, jika kelembaban rendah, dapat membuat kulit serta bulu kucing kering dan rapuh. Pembilasanserta pengeringan yang sempurna bisa pula membuat kulit kucing iritasi serta bulunya rontok.

Kutu/Pinjal (flea)
Gigitan pinjal bisa menimbulkan kemerahan, radang ringan dan bengkan di sekitar gigitan.Jika jumlahnya banyak, maka reaksi alergi serta radang di kulit akan semakin meningkat dan mengakibatkan tingginya resiko bulu kucing rontok yang tumbuh di atas kulit itu. Selain itu, bisa juga karena Tungau (mites), dan Jamur (mold)

Gangguan hormon
Bulu kucing rontok juga bisa disebabkan adanya gangguan produksi sejumlah hormon yang bisa mempengaruhi kondisi kulit serta bulu.

Alergi
Alergi pada kucing bisa disebabkan oleh bermacam hal, misalkan gigitan kutu, vaksin makanan, rumput ataupun tanaman lain, plastik, dan lain-lain. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberi kucing antihistamin serta menghindarkannya dari bahan penyebab alergi.

Obat-obatan
Obat-obatan anti kanker di waktu menjalani kemoterapi pun bisa menyebabkan bulu kucing rontok. Suntikan sejumlah jenis obat bisa menyebabkan kerontokan di sekitar area suntikan. Bulu kucing biasanya akan tumbuh  lagi sesudah efek obat habis.

Gangguan kekebalan
Bulu kucing rontok pun bisa terjadi dalam sejumlah penyakit gangguan kekebalan tubuh, diantaranya  seperti autoimun.
Raja Online

Cara alami mengusir kutu pada kucing

Ada cara alami menghilangkan kutu kucing, tanpa harus menggunakan obat kutu berbahan kimia (seperti : obat tetes, bedak, shampoo dan lain sebagainya). Yaitu dengan cara mengoleskan minyak telon , minyak tawon atau saya juga pernah menggunakan cuka apel ke bulu dan badan kucing kita. Bisa secara merata, atau cukup di daerah dimana kutu sering menghinggap (sekitar telinga, leher, ketiak, kaki dan sebagainya)

Penggunaan ini terbilang cukup aman, bahkan sangat aman, sekaligus juga bisa membuang racun-racun tubuh yang ada dalam tubuh kucing kita. Cara ini, saya dapatkan  di beberapa forum kucing, dan juga search di mbah google. Menurut sebuah artikel di salah satu blog cara ini berdasarkan saran dari drh. Sutarman. Msc. Beliau merupakan dokter hewan senior yang kaya akan pengalaman. Jadi cara ini saya terapkan ke kucing peliharaan saya sesuai apa yang ia sarankan, drh.Sutarman. Msc pernah menjabat sebagai kepala dinas peternakan di Irian (sekarang Papua), kepala kebun binatang Ragunan dan satu keluarga (dari bapak, sampai adik-adiknya) hampir dokter hewan semua.

Menurut drh. Sutarman, minyak telon adalah bahan penghilang hama yang paling alami dan aman bagi tumbuhan dan binatang. Dan resep ini telah digunakan sejak zaman Belanda masih menjajah, secara zaman dulu itu tidak ada obat-obatan penghilang hama yang berbau kimiawi.

Minyak kayu putih/ telon/ tawon kalau dihirup pernafasan kita, tidak akan membahayakan kesehatan kita (malah jadi sehat), berbeda dengan obat nyamuk semprot yang biasa kita gunakan. Dengan menggunakan minyak kayu putih/ telon/ tawon, kita pun bisa mengusir nyamuk, lalat, atau hama lainnya, tanpa harus membunuhnya.
Mungkin, ada beberapa dari kucing kita yang cocok menggunakan obat penghilang kutu secara kimiawi, tapi tidak sedikit juga dari kucing kita yang tidak cocok dengan penggunaan obat kutu, yang sekarang marak beredar.

Berapa banyak dari kucing kita yang punya kasus keracunan bedak kutu? Berapa banyak dari kucing kita yang muntah-muntah setelah dimandikan dengan shampoo kutu? Berapa banyak dari kucing kita yang merasa alergi, gatal-gatal, atau mengarah ke penyakit yang akan diketahui setelah pemakaian jangka panjang, akibat ditetesi obat kutu di tengkuknya? Selain harganya juga mahal.

Mungkin tidak banyak tapi tetap masih ada yang tidak cocok dengan penggunaan bahan kimiawi yang diberikan kepada kucing kita. Apakah penggunaan bahan kimiawi itu sama sekali tidak mempengaruhi kesehatannya dalam jangka waktu yang pendek dan panjang?
Selama ini, saya pribadi pernah menggunakan obat kutu yang berbentuk bedak tapi setelah digunakan malah kucing saya mulutnya berbusa setelah menjilat bedak kutu tersebut dan akhirnya diare. Akhirnya saya berhenti meggunakan bedak tersebut dan sekarang lebih suka menggunakan cara alami untuk mengusir kutu (minyak tawon, minyak telon dan juga cuka apel) . Saya memilih menggunakan minyak tawon/ telon atau juga cuka apel untuk mengusir kutu kucing. Dan alhamdulillah bulu mereka lebat tanpa kehadiran kutu. Dan kesehatan mereka pun tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena banyak racun yang terbuang.

Untuk pemakaian awal, 2 hari sekali selama 1 minggu. Setelah itu cukup 1 bulan sekali untuk perawatan.Dampak yang ditimbulkan setelah pemakaian minyak telon atau tawon kepada kucing adalah, kucing merasa tidak nyaman dengan baunya, sedikit hangat lalu kedinginan. Namun itu semua hal yang wajar, karena manusia juga merasakan hal yang sama bila habis memakai minyak telon/ tawon. Setelah itu, keluarlah racun-racun dari dalam tubuh kucing kita, seperti buang air, dan pup sedikit lembek. Kutu-kutu pun lenyap jika kita mau telaten menggunakan cara tersebut. Cara ini tidak membunuh kutu tapi hanya mengusir kutu dari badan kucing. Jadi secara bertahap pasti kutu akan pergi juga, tapi jangan lupa bersihkan kandang dan lingkungan disekitar anda agar kutu tidak kembali lagi.
Raja Online

Penyakit Flu pada kucing

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang sering menyerang kucing, kucing yang belum divaksinasi mudah sekali terserang dan menularkan virus pada kucing yang lain. Pada kucing dewasa penyakit flu pada kucing ini jarang menyebabkan kematian, tetapi pada anak kucing atau kitten penyakit ini akan berakibat fatal. Walaupun tidak berakibat fatal pada kucing dewasa penyakit flu pada kucing dapat berlangsung lama dengan gejala penyakit seperti pilek dan bersin-bersin, sehingga dapat membuat lemah daya tahan kucing itu sendiri. Oleh karena itu tindakan terbaik adalah melakukan vaksinasi rutin untk mencegah penyakit flu pada kucing. Flu pada kucing adalah penyakit yang menyerang pada kucing yang disebabkan oleh infeksi satu atau kombinasi dari beberapa virus diantaranya virus Feline Herpes Virus (FHV) dan Feline Calicivirus (FCV). Feline herpes virus bisa disebut juga Feline Viral Rhinotracheitis (FVR). Penyebab flu pada kucing bisa juga karena terserang bakteri yaitu bakteri Bordetella Bronchiseptica.

 

Penularan penyakit flu pada kucing 

Sama seperti penyakit flu pada manusia, flu pada kucing juga dapat menyebar melalui air liur, cairan bersin atau droplet yang mengandung virus. Penularan penyakit flu pada kucing bisa dengan kontak langsung atau tidak langsung melalui peralatan kucing seperti tempat makanan, minuman, kandang, yang tercemar virus. Manusia pun bisa menjadi carrier atau pembawa penyakit, oleh karena untuk mencegah penularan flu pada kucing lain cucilah tangan dengan sabun yang mengandung antiseptik setelah memegang kucing sakit agar tidak menulari flu pada kucing lain.

Inkubasi penyakit ini dapat mencapai 3 minggu, artinya sejak virus menyerang pada kucing, kucing bisa saja tidak menunjukkan gejala sakit flu hingga 3 minggu, dan meskipun kucing tidak terlihat sakit tetapi kucing bisa menularkan virus kepada kucing yang lain.

Tanda tanda kucing terserang flu ?
Pada beberapa kasus, penyakit flu pada kucing dapat menyebabkan semacam sariawan pada mulut yang menyebabkan kucing kesakitan bila makan. Tetapi gejala flu pada kucing pada umumnya mirip seperti gejala flu pada manusia, yaitu
  1. Di awali dengan bersin-bersin bekelanjutan
  2. Batuk – batuk
  3. Mata merah dan berair
  4. Demam
  5. Nafsu makan akan berkurang bahkan bisa  hilang sama sekali
  6. Lemah dan lesu
  7. Tanda-tanda penyakit flu pada kucing biasanya mulai berkurang setelah satu minggu, dan akan kembali ke kondisi semula dalam 2-3 minggu.
Apakah flu pada kucing bisa menular pada manusia ?
Virus flu pada kucing berbeda dengan virus flu yang menyerang manusia. Virus flu pada kucing hanya menyerang kucing dan hewan sejenisnya.

Apakah Flu pada kucing bisa diobati ?
Hingga saat ini belum ada obat untuk flu pada kucing, hanya kekebalan tubuh kucing sendiri yang dapat mengobati flu pada kucing. oleh karena itu lebih baik mencegah dari pada mengobati. Pemberian antibiotik hanya bersifat mencegah infeksi sekunder atau infeksi lain yang disebabkan oleh bakteri pada saat kucing terkena flu. Obat-obat lain juga hanya membantu untuk mengurangi dan meringankan gejala flu seperti melegakan pernafasan dan menghilangkan lendir saluran pernafasan dan menurunkan panas.

Pengobatan pada kucing yang terserang flu lebih bersifat meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh kucing, berikan vitamin dan suplemen khusus pada kucing atau dapat juga di berikan obat obatan herbal untuk manusia seperti propolis, propolis sangat baik untuk mencegah penyakit flu pada kucing  dan dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh kucing. Perhatikan pola makan kucing dan gizi kucing karena pada kucing yang gizinya terjamin biasanya penyakit flu ini akan sembuh sendiri dalam waktu 1-3 minggu. Apabila kucing kita terserang flu usahakan ada makanan yang masuk kedalam tubuh kucing, paksa kucing makan dengan menyuapi makanan, bila perlu di di spet ke mulut kucing dengan menggunakan suntikan, hal ini dilakukan agar kucing tersebut tetap mempunyai energi dan nutrisi yang baik untuk memerangi virus flu pada kucing.

Apakah Vaksinasi dapat menyembuhkan flu pada kucing?
Vaksinasi hanya bersifat pencegahan. Vaksinasi rutin pun tidak menjamin 100 % mencegah dan melindungi kucing dari penyakit. hanya saja kucing yang sudah divaksin apabila terserang virus atau penyakit flu pada kucing tidak terlalu parah kondisinya dan segera pulih.


Sumber: Dikutip dari berbagai sumber
Raja Online